ANALISIS TOPIK PROYEK

1. Tujuan Analisis Proyek yaitu suatu upaya memperbaiki terhadap penilaian investasi. Jadi sebelum suatu proyek akan dilaksanakan/dikerjakan, terlebih dahulu perlu diadakan perhitungan besarnya biaya serta berapa besarnya manfaat (benefit) yang akan dihasilkan dari proyek tersebut . 2. Menentukan Topik Hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan topik (Rohman, 2011) Dari manapun sumber topik diperoleh keputusan dan penentuan terakhir terletak pada mahasiswa sendiri. Oleh karena itu, sebelum topic ditentukan, dia harus terlebih dahulu menanyakan beberapa hal kepada dirinya sendiri, sebagai berikut: 1. Apakah topic tersebut dapat dijangkau, dikuasi (manageable topic)? 2. Apakah bahasa-bahasa/data-data tersedia secukupnya (obtainable data)? 3. Apakah topic tersebut penting untuk diteliti (significance of topic)? 4. Apakah topic tersebut cukup menarik minat untuk diteliti dan dikajikan (interested topic)? (Wirartha, 2013) 3. Manageable of Topic (Topik dapat dikelola) (Nagawa, 2012) Topik tidak berada diluar jangkauan kemampuan peneliti. Paling tidak harus diperhatikan:  Kemampuan menggunakan metode ilmiah untuk memecahkan masalah  Kecukupan Biaya  Tersedianya Waktu  Kemungkinan adanya sponsor atau kerjasama dengan pihak lain  Salah satu saran yang sangat simpatik adalah “jangan sekali-kali melakukan apapun yang ada di luar jangkauan kemampuan diri sendiri” Dengan demikian, hal-hal di bawah ini perlu diperhatikan: a. Apakah latar belakang pengetahuan, kecakapan, dna kemampuan diri sendiri, sudah cukup untuk memecahkan persoalan-persoalan yang berhubungan dengan topic yang akan dikerjakan?  b. Apakah waktu, dana telah dipikirkan dengan masak dan mencukupi? c. Apakah topic tersebut dapat memperoleh konsultan/pembimbing dengan mudah? d. Apakah tidak ada hambatan-hambatan dari pihak-pihak lain, berkenaan dengan topic tersebut? Suatu penelitian tidak akan berhasil dengan memuaskan bilamana mahasiswa tidak mempunyai bekal pengetahuan juga kecakapan tentang cara-cara mencari dan mengolah data yang telah terkumpul.. (Rohman, 2011) 4. Obtainable Data (Data yang dibutuhkan dapat diperoleh) (PRODI, 2012) Tersedianya data/ data dapat diperoleh dengan mudah. Hal ini meliputi: -Apakah sumber-sumber data (kepustakaan, dll) cukup tersedia -Apakah Teknik-teknik pengumpulan data cukup dikuasai -Apakah ada faktor-faktor pribadi dan luar yang akan merintangi pengumpulan data -Apakah data tersebut tergantung pada waktu tertentu (misal: data tentang proses pemilu 2004) Setiap penelitian memiliki topic atau pokok masalah tertentu.Tiga kriteria yang perlu dipenuhi untuk mengangkat suatu topik menjadi suatu masalah penelitian yaitu
manageable topic, significant topic, dan interesting topic. Suatu masalah memenuhi kriteria manageable topic apabila : 1. Masalah atau topik itu dikuasai oleh peneliti. Peneliti memiliki latar belakang pengetahuan atau kecakapan yang cukup untuk memecahkan masalah itu. 2. Untuk memecahkan masalah itu ada waktu dan biaya yang cukup. 3. Ada konsultan untuk memecahkan masalah itu. 4. Ada pihak yang dapat diajak bekerjasama untuk meneliti masalah itu. (Dani, 2013) 5. Significance of Topic (Topik yang sesuai) -Sesuai dengan bidang ilmu/ cakupan ilmu peneliti -Topik penting untuk diteliti (secara akademik) Suatu penelitian ilmiah tentu berawal dari pemilihan topik yang akan diteliti. Dalam bidang sejarah, topik penelitian harus memenuhi beberapa persyaratan. a) Topik itu harus menarik (interesting topic), dalam arti menarik sebagai obyek penelitian. Dalam hal ini termasuk adanya keunikan (uniqueness topic). b) Substansi masalah dalam topik harus memiliki arti penting (significant topic), baik bagi ilmu pengetahuan maupun bagi kegunaan tertentu. c) Masalah yang tercakup dalam topik memungkinkan untuk diteliti (manageable topic). Persyaratan ini berkaitan dengan sumber, yaitu sumber-sumbernya dapat diperoleh. Meskipun topik sangat menarik dan memiliki arti penting, namun bila sumber-sumbernya, khususnya sumber utama tidak diperoleh, masalah dalam topik tidak akan dapat diteliti. Oleh karena itu calon peneliti harus memiliki wawasan luas mengenai sumber, khususnya sumber tertulis. (Pradinata, 2013). 6. Interested Topic (Menarik) Reseacher (peneliti) haruslah pandai-pandai membangkitkan esmangat minatnya sendiri terhadap suatu topic yang akan diteliti dan dibahasnya. Tanpa adanya minat yang besar, maka semua usahanya tak akan berhasil, bahkan sia-sia saja. -Apakah topik tersebut secara pribadi menarik minat dan semangat peneliti -Apakah topik tersebut dapat menimbulkan rasa ingin tahu (curiousity) secara ilmiah -Apakah menarik untuk dapat mengarahkan pada kebenaran ilmiah Penelitian diawali dengan langkah pemilihan topik penelitian, yang kemudian didukung dengan pengumpulan data awal. Topik penelitian diartikan sebagai kejadian atau peristiwa (fenomena) yang akan dijadikan sebagai lapangan penelitian. Bagian ini khusus untuk anda yang belum memiliki ide untuk penelitian anda. (hendryadi, 2012)

Comments

Popular posts from this blog

ANALISIS RANCANGAN KERJA PROYEK

ANALISIS ORJINALITAS PROYEK

PENYUSUNAN PROPOSAL